Menurut rilis BMKG yang diterima detikcom Kamis (24/9/2009), cuaca ekstrem itu terjadi akibat aktivitas daerah tekanan rendah di Samudera Pasifik sebelah timur Filipina mempengaruhi kondisi atmosfer di wilayah sekitar Indonesia dengan terbentuknya daerah pumpunan angin yang memanjang dari Sumatera bagian utara, Laut Cina Selatan, perairan sebelah utara Kalimantan hingga perairan sebelah utara Papua.
Selain itu, kondisi suhu muka laut di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera dan perairan sebelah utara Indonesia cukup hangat sehingga memberikan suplai uap air yang cukup untuk daerah di sekitarnya. Kondisi–kondisi tersebut mendukung bagi pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Indonesia, terutama di Indonesia bagian barat dan utara serta di sekitar ekuator.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang adalah :
- Pesisir barat Sumatera
- NAD dan Sumatera Utara
- Sumatera Barat, Bengkulu dan Riau
- Jawa bagian barat
- Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur
- Sulawesi bagian utara, barat dan tengah
- Maluku bagian utara dan tengah
- Papua bagian barat, utara dan tengah
(nrl/gah)











































