"Sejauh ini kami telah menemukan 20 jenazah. Masih banyak lagi yang terjebak di bawah reruntuhan puing. Usaha penyelamatan dan operasi bantuan masih dilakukan," kata Ratanlal Dangi, pengawas kepolisian distrik, seperti dilansir Reuters, Rabu (23/9/2009).
Saat kejadian, sekitar 100 buruh dan teknisi sedang bekerja di konstruksi pipa di Balco Nagar, beberapa jam perjalanan darat dari Raipur, ibukota negara bagian Chhattisgarh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah mengirimkan regu penolong dan operasi bantuan untuk menolong sekitar 50 pekerja dan teknisi yang terjebak di dalam," ujar Ratanlal.
Pembangkit tenaga listrik ini dimiliki oleh Bharat Aluminium Company Ltd (Balco), di mana Sterlite Industries (India) Ltd yang merupakan bagian dari grup perusahaan minyak Vedanta, memiliki 51 persen saham di dalamnya.
Raman Singh, Kepala negara bagian Chhattisgarh, meminta penyelidikan terhadap peristiwa ini.
(lrn/lrn)










































