Toleransi Indonesia Kekayaan Dunia

Laporan dari Sofia

Toleransi Indonesia Kekayaan Dunia

- detikNews
Rabu, 23 Sep 2009 17:25 WIB
Toleransi Indonesia Kekayaan Dunia
Sofia - Tradisi kerukunan antarsuku, agama dan golongan seperti dimiliki bangsa Indonesia adalah sesuatu yang langka di dunia. Perayaan Hari Raya Idul Fitri menjadi salah satu contohnya.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI untuk Republik Bulgaria Immanuel Robert Inkiriwang dalam kesempatan halal bi halal Idul Fitri di Wisma Duta, Sofia, Bulgaria (21/9/2009).

"Selain merupakan hari besar bagi umat Muslim, perayaan Idul Fitri ini juga merupakan salah satu contoh toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia," ujar Inkiriwang di hadapan para Dubes negara-negara Islam di Sofia, Klub Nusantara, Friends of Indonesia, wartawan media massa utama Bulgaria dan warga Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inkiriwang menjelaskan bahwa perayaan Idul Fitri di Indonesia memiliki keunikan tersendiri, karena telah menjadi bagian dari tradisi nasional, di mana orang Indonesia saling berkunjung, bermaaf-maafan dan berbagi sajian khas Lebaran yang umumnya dimasak sendiri oleh setiap rumahtangga.

Bagi Inkiriwang ini adalah Idul Fitri kedua sejak menempati pos KBRI Sofia (Oktober 2007). Di tangannya hari raya ini dijadikan sebagai salah satu medium diplomasi dengan mengundang berbagai pihak di luar masyrakat Indonesia.

"Tujuannya untuk mengenalkan wajah toleran bangsa Indonesia yang beragam etnik dan agama kepada masyarakat setempat dan negara-negara sahabat lainnya melalui Dubes mereka," jelas Inkiriwang seperti disampaikan Sekretaris III Sosbud Protkon Aditya Timoranto kepada detikcom hari ini.

Pada kesempatan itu Dubes Palestina untuk Bulgaria, Dr. Ahmed Al-Madbuh, menyatakan kegembiraannya dapat merasakan bagaimana Idul Fitri dirayakan dalam tradisi Indonesia, sebuah negara yang menurutnya sangat dekat di hatinya. Al-Madbuh kebetulan tahun ini baru saja berkunjung ke Indonesia mengikuti The Third International Senior Diplomatic Training Course for ASEAN Plus Three Countries and Palestine, 30/3-24/4/2009.

Sedangkan Dubes Mesir untuk Bulgaria, Olfat Farah, menyatakan suasana halal bi halal di Wisma Duta mengingatkan dirinya akan kegembiraan perayaan Idul Fitri di Indonesia. Farah sendiri pernah tinggal di Indonesia, mengikuti suaminya diplomat Mesir yang ditempatkan di Jakarta (1996).

Sementara wartawan dari surat kabar Trud memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali lebih dalam mengenai makanan tradisional Lebaran yang disajikan dengan mewawacarai nyonya rumah Fely Rose Inkiriwang.

Di hari istimewa itu nyonya rumah memang menyajikan opor ayam, rendang, ketupat, sambal goreng daging, balado udang, sayur godog disertai kue-kue jajanan pasar, yang semuanya kuliner eksotik langka dan tak bisa sembarang dijumpai di Bulgaria.

(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads