Sejak malam tadi, suasana di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudud, tegang. Beberapa kelompok masyarakat menolak pemakaman Bagus Budi Pranoto alias Urwah, yang meninggal dalam penggerebekan teroris di Solo.
Pihak yang menolak pemakaman Urwah di Desa Mijen adalah Karang taruna dan Badan Perwakilan Desa (BPD) setempat. Kepala Desa Mijen Kecamatan kaliwungu, Kudus, ketika dikonfimasi membenarkan adanya penolakan warga terhadap pemakaman Urwah di desa tersebut.
"Ya, yang menolak BPD dan Karang Taruna," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia bukan warga Mijen, tetapi warga Solo, sesuai Kartu Keluarga atau KK yang dimilikinya," katanya dalam orasinya.
Dalam aksi tersebut, selain berorasi, mereka juga membentangkan beberapa spanduk, yang diantaranya bertuliskan 'Kami warga Kudus menolak pemakaman teroris di Kudus', 'Warga Mijen Kudus menolak terorisme' dan 'Jangan jadikan Kudus sarang teroris'.
(mok/mok)










































