"Ada kesepakatan umum, sebagian termasuk soal rakyat Palestina, bahwa proses perdamaian harus kembali dimulai segera mungkin tanpa prasyarat," kata Netanyahu usai pertemuan seperti dilansir Reuters, Selasa (23/9/2009).
Dalam keterangan pers usai pertemuan, Mahmoud Abbas juga menyampaikan komitmennya tentang jalan damai kedua negara.
"Dalam pertemuan hari ini, kami menjelaskan posisi dan komitmen kami untuk peta jalan dan implementasinya. Di lain sisi, kami juga menginginkan Israel memenuhi komitmennya terhadap penyelesaian (konflik)," kata Abbas.
Hanya saja, Abbas mengingatkan, Israel harus menghormati perjanjian tentang perbatasan dan Yerusalem yang sudah pernah dibuat pada 2008. Abbas menyebut kembali desakan kepada Israel untuk menghentikan pendudukan yang dilakukan, termasuk di wilayah Timur Yerusalem.
Barack Obama yang turut masuk dalam diplomasi Timur Tengah ini, mendorong Israel dan Palestina menggagas peta jalan perdamaian lewat pembicaraan formal, sambil kedua negara menghentikan lingkaran kekerasan yang terjadi.
"Status permanen harus dimulai, dimulai segera," tegas Obama. (lrn/lrn)











































