Orang tersebut membakar gedung dan menyerang jemaat gereja yang sedang menjalankan ibadah pada Minggu pagi, demikian seperti dilansir Reuters, Senin (22/9/2009).
Penyerang dari etnis Lou Nuer menyerang desa Duk Padiet, tempat etnis musuhnya, Dinka group, bermukim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari kubu penyerang 23 mayat ditemukan rebah di tanah. Kubu penyerang ini ditemukan mengenakan seragam, lengkap dengan senjata yang diorganisir oleh kelompok militer dalam pleton dengan senapan G3," kata Juru Bicara Tentara wilayah Selatan, Kuol Diem Kuol.
Gelombang pembunuhan etnis tahun ini meletuskan ketakutan soal stabilitas Sudan bagian selatan. Perserikatan Bangsa-bangsa memperkirakan lebih dari 1200 orang tewas dalam penyerangan etnis pada 2009 ini.
(lrn/lrn)










































