Mereka melakukan salat Idul Fitri bersama di Wisma Duta Besar Indonesia, Praha, Minggu (20/9/2009), yang juga dihadiri Ketua Kwarnas Pramuka Indonesia Prof. Dr. Azrul Azwar beserta rombongan yang tengah berada di Praha.
Pada kesempatan suci itu Dubes Said mengingatkan kembali perlunya terus menjalin hubungan baik antarsesama manusia, termasuk menjaga hubungan Indonesia-Malaysia. Said juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia di Ceko.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Haryanto, tiga aspek hubungan yang perlu dicermati adalah hubungan manusia dengan Allah SWT, yang tercermin dalam pelaksanaan salat. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri, yang menyangkut antara nafsu dan nuraninya. Kemudian hubungan manusia dengan masyarakat, yang menyangkut kewajiban tanggung jawab terhadap dirinya dan masyarakat.
Seusai salat Id, Dubes Said menyelenggarakan open house, yang terbuka untuk masyarakat dan para sahabat Indonesia di Ceko. Nyonya rumah, Herawaty Said, pada kesempatan tersebut menghidangkan tradisi khas Idul Fitri ala Indonesia, berupa aneka makanan lebaran seperti ketupat, opor ayam, rendang, aneka kue, dan kelengkapannya layaknya berlebaran di tanah air.
(es/es)











































