"Pemerintah akan menghentikan operasi militer di wilayah barat laut mulai saat ini," demikian pernyataan pemerintah Yaman kepada media setempat seperti dilansir Al Jazeera, Sabtu (19/9/2009).
Pengumuman dilakukan setelah Sekjen PBB Ban Ki-moon memanggil kedua pihak, baik pemerintah maupun pemberontak, untuk melakukan gencatan senjata. Kedua pihak juga diminta membuka akses masuk bagi bantuan kemanusiaan dalam menjangkau wilayah-wilayah konflik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pemberontak yang disebut pejuang Zaidi, dipimpin Abdul-Malek al-Houthi, terpusat di provinsi Saada dan Arman, Yaman. Berulang kali pemerintah meminta mereka mengembalikan wilayah yang mereka duduki serta menyerahkan kedaulatannya kepada pemerintah pusat. (nvc/sho)










































