Ras Bukan Penyebab Kebijakan Obama Banyak Dikritik

Ras Bukan Penyebab Kebijakan Obama Banyak Dikritik

- detikNews
Sabtu, 19 Sep 2009 16:45 WIB
Ras Bukan Penyebab Kebijakan Obama Banyak Dikritik
Washington - Banyak pihak mengkritisi kebijakan reformasi kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang dianggap berpihak pada kelompok tertentu. Obama tidak setuju bila dikatakan kritik tersebut hanya didasarkan pada ras. Menurutnya, hal itu bukanlah penyebab utama banyaknya pertentangan pada kebijakannya.

"Apakah ada orang di luar sana yang tidak menyukai saya karena ras saya? Saya yakin pasti ada. Tapi itu bukanlah isu utama dalam masalah ini," ujar Obama dalam wawancaranya dengan CNN, seperti dilansir AFP, Sabtu (19/9/2009).

Obama mengatakan, sebagian besar penduduk AS saat ini sedang fokus pada reformasi kesehatan. Sehingga apapun yang terjadi di dalamnya pasti akan mempengaruhi mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada perdebatan panjang di negara ini, dan terkadang hal ini menjadi besar selama masa transisi atau ketika presiden berusaha membawa perubahan besar," kata Obama.

"Seperti yang dialami oleh FDR (mantan Presiden Franklin Roosevelt), yang hampir sama dengan yang saya alami. Kemudian juga yang terjadi pada mantan Presiden Ronald Reagan ketika dia mencoba menawarkan kebijakan ekonomi New Deal, yang terjadi saat itu sama ganasnya," jelasnya.

Obama didesak banyak pihak pihak untuk menanggapi isu kontroversial yang berkembang setelah pernyataan Jimmy Carter yang menyatakan kritik terhadap Obama didasarkan pada ras.

Juru bicara Obama, Robert Gibbs mengatakan, pernyataan Obama terkait isu rasial ini dimaksudkan untuk sedikit meredakan ketegangan yang terjadi pasca pernyataan Jimmy Carter tersebut. Carter memberikan pernyataan itu setelah seorang anggota kongres AS Joe Wilson berteriak 'You Lie!' pada Obama saat ia berpidato tentang reformasi kesehatan di ahdapan kongres.

"Presiden tidak percaya kritik yang dilontarkan baginya didasarkan pada warna kulit," kata Gibbs.

(nvc/ken)


Berita Terkait