Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombes Polisi Gde Sugianyar kepada detikcom, Sabtu (19/9/2009).
"Berdasarkan pantauan posko siaga Polda Bali berdasarkan laporan dari Polres se-Bali, Poltabes Denpasar dan unit mobil patroli, sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa," kata Sugianyar.
Ia menambahkan, gempa yang membangunkan masyarakat dan wisatawan di Bali pukul 06.06 Wita ini, tidak mengakibatkan adanya kerusakan bangunan, baik rumah warga, perkantoran, sekolah serta pura. "Belum ada laporan kerusakan dan kerugian materiil seperti rumah dan gedung rusak yang diakibatkan gempa. Perkembangan selanjutnya akan menyusul," kata Sugianyar.
Sementara itu, akibat goncangan gempa, tujuh korban luka akibat gempa dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. Mereka mengalami luka karena panik saat menyelamatkan diri. Para korban sebagian berasal dari wilayah Denpasar, yaitu Panjer, Gatot Subroto, Nangka, Imam Bonjol serta Badung.
Dokter RSUP Sanglah dr Ken Wirasandi menjelaskan para korban mengalami luka patah tulang, cedera di kepala dan lecet. "Kategori luka dari ringan sampai berat," ujarnya.
(gds/mok)











































