"Kita sudah mau siap-siap, sudah mau baca takbir segala macam," kata salah seorang anggota jamaah, Revaldi saat ditemui detikcom, Jumat (18/9/2009).
Menurut Revaldi, massa mulai datang sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka terdiri petugas kepolisian, ketua RW setempat serta 20-an orang laki-laki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sempat bersitegang selama 30 menit, akhirnya jamaah mengalah dan bersedia membubarkan diri. Mereka mengaku sempat emosi, namun daripada terjadi kericuhan, Revaldi dan kawan-kawannya memilih untuk diam dan membereskan peralatan salat Id yang sudah disiapkan.
"Karena kita kebanyakan anak muda, takut terjadi chaos kalau dituruti," tegasnya.
Jamaah yang sudah terlanjur menyiapkan hidangan lebaran akhirnya memilih untuk makan. "Bahkan sebagian warga yang datang tadi kita ajak makan juga," tutupnya.
(mad/iy)











































