Keluarga masih Menunggu Kedatangan Jasad Urwah

Keluarga masih Menunggu Kedatangan Jasad Urwah

- detikNews
Jumat, 18 Sep 2009 12:03 WIB
Keluarga masih Menunggu Kedatangan Jasad Urwah
Kudus - Setelah Bagus Budi Pranoto alias Urwah dipastikan meninggal dalam penggerebekan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian, di Kampung Kepuh Sari RT 3 RW 11, Kelurahan Mojo Songo, Kecamatan Jebres, Solo. Kini anggota keluarganya dengan sabar menunggu kedatangan jenazah Urwah.

Belum ada kepastian kapan jenazah tersebut bisa dibawa pulang, karena masih dilakukan beberapa proses seperti tes DNA. Pemerintah Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. ketika ditemui Detikcom, juga belum mendapatkan kabar mengenai kapan jenazah Urwah bisa dibawa ke Kudus.

"Kami belum mengetahuinya. Kalau dari berita televisi saat ini jenazah Bagus masih diproses di RS Polri di Jakarta," ujar Kepala Desa Mijen Sujono KS di rumahnya Jumat (18/9/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang petugas dari Polsek Kaliwungu juga mengaku sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kabar soal Urwah.

"Biasanya Pak Kapolsek kalau ada informasi Kasat-kasat diajak rapat untuk segera diteruskan kepada anggotanya. Ini belum ada, jadi kemungkinan memang belum ada pemberitahuan, termasuk di Polres," kata Subandi, anggota Polsek Kecamatan Kaliwungu.

Pemantauan detikcom di rumah kediaman Urwah, saat ini masih terlihat sepi. Hanya beberapa anggota keluarganya yang terlihat duduk-duduk sambil berbincang satu sama lain. Beberapa sepeda motor nampak terparkir rapi di halaman rumah.

Menurut salah satu sumber dari keluarga Urwah, orang tua Urwah yaitu Ismanto dan Muslikah, semalam melakukan tes DNA di Mapolwil Surakarta. Sedang untuk pemakaman, orang tua Urwah tetap meminta agar anaknya dimakamkan di tanah kelahirannya di Kudus.

Sementara itu, menurut keterangan Kepala Desa Mijen, semalam, di rumah orang tua Urwah ada acara doa bersama oleh sekitar 50 orang. "Semalam saya mendapat laporan dari Babinsa Koramil, ada sekitar 50-an orang, mungkin teman-teman Bagus, yang melakukan doa bersama di rumahnya," kata Sujono.

(ndr/iy)


Berita Terkait