"Dia memiliki banyak waktu untuk memikirkan aksi balas dendam. Tapi saya pikir, polisi akan menindaklanjuti dugaan ini. Mereka harus tetap waspada," kata pengamat intelijen, Ken Conboy seperti dikutip dari The Strait Times, Jumat (18/9/2009).
Menurut Conboy, meski pemimpinnya telah tewas, bukan berarti jaringan teroris akan terputus. Para teroris yang militan memiliki kemampuan yang baik untuk membentuk kembali kelompok baru setelah kematian pemimpinnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saefuddin disebut-sebut bakal mewarisi keahlian Noordin dalam perekrutan para pelaku bom bunuh diri. Selain itu, juga ada nama Mohamad Syahrir yang merupakan kakak Saefudin.
(nvc/ken)











































