Jalintim tersebut merupakan jalur terpadat menghubungkan Pekanbaru dengan sejumlah kota lainnya di Riau. Ini belum lagi menghubungkan ke Sumut. Sehingga jalan ini jalur terpadat yang juga rawan kecelakaan.
Pantauan detikcom, Jumat (18/09/2009), jalang berlobang dan kriting itu terdapat Kecamatan Kandis sampai Kota Duri. Sepanjang jalan ini juga banyak terlihat bekas tambah sulam. Tambal sulam jalan yang tidak rata ini membuat kondisi jalan semakin tidak nyam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain jalan yang berlobang, lebih banyak lagi jalan kriting. Dari kejauhan terlihat jalannya mulus, namun setelah dilalui kendaraan akan terasa bergoncang.
"Kalau tidak hati-hati kita bisa celaka di jalan kriting ini. Kenapa tidak ada upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi jalan ini?" keluh Muksin, warga lainnya yang juga akan mudik.
Selain badan jalan berlobang, bergelombang, dan kriting, di jalintim ini juga tidak ditemui banyak marka jalannya. Hanya beberapa kilometer saja badan jalan mempuyai marka.
Badan jalan tanpa marka juga menyebabkan rawan kecelakaan. Namun pemerintah tampaknya tidak ambil peduli terhadap kondisi jalintim yang tidak nyaman dan rawan menimbulkan kecelakaan itu.
(cha/sho)











































