Para pemudik ke Bandung misalnya, harus rela menanggung 'derita' berjam-jam di kendaraannya akibat kondisi kendaraan yang padat tidak bergerak.
"Nikmati saja, karena kalau berhenti juga nggak bisa keluar. Tanggung sekali," ujar salah seorang pemudik, Bambang Setyo, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (18/9/2009).
Bambang mengaku telah memprediksikan terjadinya macet Jakarta-Bandung. Akan tetapi ia tetap merasa kaget karena macet yang terjadi benar-benar membuat kendaraannya berjalan merayap.
"Ini macet sekali. Dari pukul 21.30 WIB sampai 23.00 WIB, saya masih di Cipulir. Dari Cawang sampai sekarang setiap 5 meter berhenti," curhat Bambang.
Tidak jauh berbeda dengan Bambang, Sabrina Nur Amalina yang mudik bersama keluarganya turut mengalami nasib serupa.
"Macet banget, ada mobil yang berhenti di pinggir, ada yang istirahat, ada yang mogok," cerita Sabrina yang kini masih duduk di bangku SMAN 2 Bekasi.
Akan tetapi, Sabrina mengaku fun-fun saja dengan macet yang mewarnai perjalaan mereka. Ia memiliki jurus jitu mengusir kebosanan yang melanda.
"Bisa sambil makan, ngemil, minum, dan dengerin musik," katanya.
(amd/iy)











































