"Pria ini telah menjadi pembunuh massal. Dia bertanggung jawab atas tewasnya banyak warga Australia, saya mengucapkan selamat kepada Indonesia atas keberhasilan ini," ujar Kevin Rudd kepada salah satu radio Australia, seperti dilansir Reuters, Jumat (18/9/2009).
"Tapi hal ini janganlah membuat kita cepat berpuas diri. (Jaringan militan regional) Jamaah Islamiyah (JI) masih terus hidup, Al-Qaeda juga masih hidup," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Noordin dianggap sebagai dalang utama dibalik serangkaian serangan bom di beberapa tempat di Indonesia. Seperti pemboman 2 hotel mewah di Jakarta pada Juli lalu, dan juga aksi pemboman sebelumnya di Bali dan Jakarta yang menewaskan puluhan warga Indonesia dan warga asing, termasuk 95 warga Australia.
Meskipun Noordin telah tewas, pengamat terorisme memperingatkan jaringan militansi di Indonesia akan segera pulih kembali. Rudd mengatakan pemerintah Australia akan mendesak Indonesia untuk memperkuat perlawanan terhadap militansi yang mungkin muncul pasca tewasnya Noordin.
"Kita tidak boleh cepat berpuas diri dan saya percaya rakyat Indonesia juga setuju dengan hal tersebut, mereka bisa belajar dari pengalaman," tutur Rudd.
(nvc/iy)











































