SBY Tetap Populer Karena Euforia Kampanye

SBY Tetap Populer Karena Euforia Kampanye

- detikNews
Kamis, 17 Sep 2009 12:47 WIB
SBY Tetap Populer Karena Euforia Kampanye
Jakarta - Meski dikritik banyak kalangan karena berbagai isu yang akhir-akhir ini memanas, popularitas Presiden SBY tetap tinggi. Hal ini karena publik masih mengalami euforia pascakampanye.

"Publik sedang bulan madu dengan SBY sehingga kasus Bank Century, bom, dan KPK tidak menurunkan popularitas SBY," ungkap Direktur Eksekutif Charta Politica, Bima Arya Sugiarta, dalam diskusi hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) di pressroom DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2009).

SBY, menurut Bima, patut menjaga konsistensi. Jika program 100 hari tidak sukses, publik bisa kecewa.

"Kita lihat bagaimana 100 hari ke depan jika tidak maksimal (popularitas) bisa turun," tandasnya.

Hasil survei LSI menunjukkan SBY mendominasi nilai kepuasan publik. Dibanding Jusuf Kalla (JK), SBY selalu unggul dalam kurun lima tahun masa pemerintahannya.

"SBY selalu di atas JK. SBY mencapai tingkat kepuasan tertinggi dalam sejarahnya memerintah Indonesia pada 83.6 persen, jauh diatas JK yang 66.6 persen," ujar Peneliti Senior LSI Burhanuddin Muhtadi.

Menurut Burhan, JK sempat menempel ketat SBY pada awal tahun 2007. Namun demikian hal ini tidak berlangsung lama.

"Sejak dilantik pada November 2004, nilai kepuasan terhadap SBY (80 persen) di atas JK (77 Persen). Nilai kepuasan publik terus menurun hingga keduanya dinilai sama pada poin 50 persen pada bulan Maret 2007," ujar Burhan.

Bahkan pada saat posisi terendah pun SBY masih di atas JK. "Pada saat kondisi terendah SBY (48 persen) masih di atas JK (39 persen)," lanjutnya.

Survei dilakukan LSI dengan melibatkan 1.240 responden yang menyebar di 33 provinsi Indonesia secara proporsional. Margin of error sebesar 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

(van/sho)


Berita Terkait