Pelaku penodongan bernama Tarmedi (32), ditembak pada bagian kepala dan dadanya saat berusaha melarikan diri ketika polisi sedang melakukan pengembangan.
"Tersangka adalah pelaku penodongan dengan menggunakan senjata api yang dilakukan bersama temannya bernama David, " kata Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Chryshnanda Dwi Laksana, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jaksel, Kamis (17/9/2009).
Pada Kamis dinihari, petugas melakukan pengembangan untuk menangkap David, "Tarmedi diminta untuk menunjukkan tempat persembunyian David," ungkapnya.
Namun, setibanya di TKP tersangka Tarmedi berusaha melarikan diri. Sedangkan David berhasil kabur.
Petugas kemudian mengeluarkan tembakan peringatan namun tidak dihiraukan pelaku. Polisi terpaksa mengarahkan tembakan kepada tersangka dan mengenai kepala serta dada Tarmedi.
Kini mayat pelaku dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk otopsi dan kasusnya masih ditangani Polsek Metro Kramat Jati. Tarmedi merupakan DPO yang sudah diincar sejak lama atas serentetan penodongan di wilayah Jakarta.
(mei/sho)











































