Sejak pukul 23.00 WIB, sudah ratusan peluru dilepaskan oleh polisi ke arah rumah tersebut. Beberapa waktu, polisi memang sempat menghentikan tembakan. Namun semakin pagi, intensitas tembakan semakin tinggi.
Aksi pengepungan ini diduga merupakan pengembangan penangkapan Rohmat Puji Prabowo di Pasar Gading, Solo, sekitar pukul 14.30 WIB. Rohmat dan anaknya diciduk oleh orang yang diduga bagian dari Densus 88.
Sejak malam tadi, polisi terus menambah pasukannya yang bersenjata lengkap. Beberapa mobil ambulan dan mobil pemadam kebakaran juga terus dipersiapkan.
Namun dikabarkan, aksi ini memakan korban dari anggota kepolisian. Seorang anggota polisi terluka akibat tembak-menembak ini.
Yang terakhir, terdengar dua kali ledakan keras dari lokasi kejadian. Diduga itu adalah bom kejut untuk penghuni rumah tersebut.
(mok/nrl)











































