"Tidak lama setelah suara tembakan, terdengar suara takbir berkali-kali," ungkap tetangga Susilo, Tumini di kampung Kepuh Sari, RT 03/11, Kelurahan Mojosongo, Jawa Tengah, Kamis (17/9/2009).
Dikatakan Tumini, dirinya mendengar dengan jelas suara tersebut dari rumahnya yang berjarak 15 meter dari rumah Susilo. Dirinya pun yakin bahwa suara tersebut berbeda dengan suara Susilo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah yang terletak di perbukitan tersebut diketahui mulai dikepung sejak pukul 23.00 WIB. Rumah tersebut diketahui milik Totok warga Sumber, Solo, yang berprofesi sebagai dosen di sebuah perguruan tinggi di Solo.
Beberapa bulan lalu, rumah tersebut dikontrakkan kepada Susilo-Munawaroh. Meski jarang bergaul, kepada warga Susilo pernah mengaku pernah tinggal di Salatiga dan bekerja sebagai guru. Di Solo, Susilo kemudian bekerja sebagai pemelihara sapi di pesantren Al-Kahfi, Mojosongo, Solo.
(nov/mok)











































