Paloh mengatakan, kedatangan dirinya bertemu dan bertatap muka dengan pengurus DPD se-Jawa Timur untuk bersilahturahmi dan berkunjung.
"Bersilahturahmi dan berkunjung ke Jawa Timur. Kita akan dengar pemikiran-pemikiran yang berkembang dari fungsionaris partai yang hadir. Saya yakin lengkap hadir di sini," kata Paloh kepada wartawan di sela-sela acara pemaparan Visi Misi di Kantor DPD Partai Golkar Jatim Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (16/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
diberikan DPD I dan II Jatim.
"Kalau memang harapan mereka, memang setulusnya, seikhlas, sejujurnya, dan
mengharapkan tepatlah partai ini dipimpin figur seperti saya, baru saya akan
pertimbangkan baik-baik. Kalau sampai saat ini ya kita beri kesempatan pada yang lain-lainlah terlebih dahulu," tuturnya.
Ketika disinggung penggalangan dukungan yang dilakukannya, Paloh mengatakan itu adalah hal yang biasa.
"Penggalangan biasa. Kan lebih bagus sedia payung sebelum hujan," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, 49 orang pengurus DPD II di Jatim menyatakan dukungannya kepada Surya Paloh. Menurut mereka, Paloh dinilai tidak melakukan perbuatan tercela, tidak mempunyai persoalan sosial kemasyarakatan, dan tidak mempunyai permasalahan hukum yang mempunyai dampak penolakan dari masyarakat.
"Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, organisasi Partai Golkar di atas kepentingan pribadi. Berdasarkan tersebut di atas, selanjutkannya kami 49 pengurus DPD Partai Golkar, mendukung dan memilih Surya Paloh sebagai Ketua Umum Golkar," tegas Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar Jatim Sahat S di sela-sela acara itu.
DPD I Partai Golkar Jatim Belum Bersikap
Sementara itu, pengurus DPD Partai Golkar Jatim masih belum menentukan sikap siapa yang akan mereka dukung. Saat ini pengurus DPD masih mendengarkan dan melihat visi misi para kandidat. Mereka akan menentukan sikap dalam rapat pleno mendukung calon.
"Belum. Nanti setelah melihat, mendengar baru kita menentukan," kata Ketua DPD Partai Golkar Jatim Soenaryo.
(wln/mok)











































