"Menhan dan menteri terkait, berkomunikasi dengan DPR RI tentang kepentingan untuk memperbaiki RUU," kata staf khusus presiden bidang hukum, Denny Indrayana dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Rabu (16/9/2009).
Menurut Denny, SBY juga meminta Menhan berkomunikasi dengan pihak-pihak yang mempersoalkan RUU rahasia negara dan menerima masukan-masukan. Menhan juga diminta untuk tidak tergesa-gesa mensahkan RUU rahasia negara pada periode DPR sekarang.
"Substansi yang baik lebih penting dan harus diutamakan," tegasnya.
Denny mengatakan, mempertimbangkan substansi yang akan dituangkan dalam RUU ini, sangat penting. Padahal waktu yang tersedia sangat singkat dan muncul gerakan penolakan. Maka perlu adanya penyempurnaan lagi dalam RUU ini.
"Agar hasilnya betul-betul baik dan sesuai dengan tujuan negara yang demokratis," imbuhnya.
(gus/iy)











































