Seperti dilansir The Times, Rabu (16/9/2009), kedua sahabat, Barry Delaney dan Kevin Elliott, membuat perjanjian jika salah satu dari mereka tewas dalam tugas, maka yang lain harus memakai gaun ke acara pemakaman yang tewas.
Dan karena Prajurit Kevin Elliott (24), yang merupakan tentara Inggris dari batalyon Black Watch, tewas saat melakukan patroli di Afghanistan bulan lalu maka Barry harus mengenakan gaun ke pemakaman Elliot. Barry menepati janjinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga dan teman mereka yang telah mengetahui perjanjian di antara kedua sahabat itu, sama sekali tidak berpaling saat menyaksikan penampilan Barry ketika menangis sambil berlutut selama seremonial pemakaman ala Skotlandia dilakukan.
Ayah Kevin, Sandy Elliott, mengatakan saat mendengar berita kematian Kevin menjadi hari paling menyedihkan dalam hidupnya. Namun, dia bangga pada anaknya.
"Kevin adalah cucu, saudara, keponakan, paman, dan sepupu, tapi lebih dari semuanya dia adalah anak kami. Dan meskipun beberapa hal yang dia lakukan seringkali menjengkelkan bagi kami, saya tidak peduli apa pun yang dilakukannya, saya sangat bangga pada dirinya. Hari paling menyedihkan dalam hidup kami saat mendengar berita kematiannya. Selama 24 tahun dalam hidupnya, Kevin selalu membahagiakan kami," tuturnya.
(nvc/nrl)










































