"Saya mau mengklarifikasi dan minta maaf mengenai kabar yang tersiar di media massa," ujar Menhan dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi I DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2009).
Seperti diberitakan Senin (14/9) Menhan menyatakan harapannya agar RUU Rahasia Negara bisa disahkan akhir September. "Dan patut diingat yang ingin mendesak itu kalangan DPR, tokoh-tokoh seperti Effendi Choirie," ujarnya.
Menhan menyatakan, ucapannya bermaksud agar DPR dan Komisi I DPR menyelesaikan RUU Rahasia Negara secara bersama-sama.
"Agar DPR dan Komisi I dapat menyelesaikan RUU ini secara bersama-sama sampai akhir bulan," imbuhnya.
"Saya merasa tersinggung atas pemberitaan yang tidak benar," demikian Menhan.
(nik/nrl)











































