Kaposek Cilandak, Kompol Dony Adytiawarman, menceritakan perampokan berawal saat Warma (29), Salim (29), Satim (31), dan seorang perampok lainnya menyatroni rumah Erlina Sugiarto, yang beralamat di Jalan Cilandak I Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan pada Selasa 15 September 2009 subuh.
Keempat perampok berencana menggasak mobil Toyota Avanza warna hitam B 1191 VW dan Xenia warna hitam B 1958 PFC yang diparkir di garasi mobil.
"Pelaku memasuki rumah dengan peralatan seperti bor, gunting besar, dan linggis," kata Dony di markasnya, Jalan Caringin Utara, Jakarta Selatan, Selasa, (15/9/2009).
Beruntung aksi kawanan perampok ini diketahui anggota kepolisian yang sedang mengintai pelaku. "Saat anggota kami datang, pelaku mencoba lari dengan menabrakkan mobil korban ke mobil polisi. Kemudian menabrak pos keamanan," kata Dony.
Dalam aksi tersebut, lanjut dia, pelaku menggunakan senpi untuk melawan. Namun polisi akhirnya dapat melumpuhkan dengan menembakan timah panas ke paha Warma dan Salim. Selain itu, perampok bernama Satim juga ikut ditangkap.
"Pelaku beraksi di seputaran Jakarta Raya. Yang kabur sudah kami kantongi identitasnya," tutur Dony.
(asp/aan)











































