"Kita ini pembantu presiden kita juga minta arahan sama beliau. Beliau mengarahkan sebaiknya You mundur. Ya kita mundur," kata Jero.
Hal itu disampaikan Jero saat buka puasa bersama wartawan di kantor Menbudpar, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2009).
Jero menjelaskan, kemundurannya sebagai menteri agar tugasnya sebagai wakil rakyat bisa maksimal. Ia tidak ingin dicap sebagai orang yang tidak taat asas karena memegang rangkap jabatan.
"Tentu sebagai orang yang taat asas kita tidak boleh rangkap jabatan kalau mau dilantik tanggal 1 Oktober nanti kita harus mundur," jelasnya.
Menurut Jero, mundur dari jabatan menteri tidak berarti pupus untuk membangun negeri. "DPR tempat mengabdi di mana pun kita berada, kita mengabdi untuk bangsa," tandasnya.
(ape/anw)










































