Pembebasan Pelempar Sepatu Bush Ditunda Sehari

Pembebasan Pelempar Sepatu Bush Ditunda Sehari

- detikNews
Senin, 14 Sep 2009 16:17 WIB
Pembebasan Pelempar Sepatu Bush Ditunda Sehari
Baghdad - Kekecewaan melingkupi diri Muntazar Al Zaidi, jurnalis Irak yang melemparkan sepatu ke arah mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush. Jadwal pembebasan dirinya diundur satu hari karena ada dokumen yang belum lengkap.

Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (14/9/2009). Setelah dinyatakan akan dibebaskan 3 bulan lebih awal, seharusnya Zaidi dibebaskan pada hari ini.

Saudara Zaidi, Durgham, mengatakan dengan berkaca-kaca ada beberapa prosedur hukum yang belum komplit. Sehingga harus menunggu satu hari lagi untuk pembebasan Zaidi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia menelepon dari penjara dan mengatakan 'mereka tidak akan membebaskanku hari ini, mereka akan membebaskanku besok'," ujar Durgham mengutip ucapan Zaidi.

Meskipun masa tahanan Zaidi telah habis, beberapa narapidana di Irak seringkali memang tertunda pembebasannya selama beberapa hari. Hal itu disebabkan karena urusan dokumen pembebasan yang harus ditandatangani dan disetujui.

Walau pembebasan ditunda, Zaidi tampaknya akan berbahagia. Sejumlah hadiah telah menunggunya. Menjelang dibebaskan, Zaidi memang mendapatkan banyak hadiah dan kesenangan. Kehidupannya nampaknya akan berbeda sebelum di dipenjara. Banyak tawaran pekerjaan dari banyak pihak dan berbagai hadiah yang ditujukan padanya.

Sebuah rumah dengan 4 kamar tidur telah menunggunya di luar jeruji besi. Rumah baru itu merupakan hadiah dari kantor tempat Zaidi bekerja, Al Baghdadia TV. Tak hanya itu, masih banyak yang lain, seperti mobil, uang yang dikirim oleh para dermawan, tunjangan kesehatan yang ditujukan kepadanya, status selebriti, hingga perempuan-perempuan di seantero Arab, baik dari Baghdad hingga perbatasan Gaza, yang mengantre untuk menikah dengannya.

Muntazar Al Zaidi (30), jurnalis TV Al Baghdadia, divonis bersalah oleh pengadilan Baghdad pada 12 Maret karena mencoba menyerang Bush. Dia dijatuhi hukuman penjara 3 tahun. Namun, Pengadilan Irak mengurangi masa tahanan Zaidi menjadi 1 tahun. Setelah sempat ditahan di penjara Baghdad selama 8 bulan, sejak 14 Desember 2008, Zaidi pun dilepaskan 3 bulan lebih awal, yakni pada 14 September. (nvc/iy)


Berita Terkait