"Tidak ada yang bercita-cita jadi pengemis, atau pun gelandangan. Ini adalah korban ketidakberesan mengurus kota, tidak perlu lagi digusur-gusur," kata salah satu koordinator aksi N Della di depan gedung Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (14/9/2009).
Dalam aksinya, mereka membawa spanduk hitam panjang bertuliskan "Tolak Penggusuran". Juga belasan poster bertuliskan tuntutan mereka seperti "Kami Bukan Hewan", "Tolak Perda Tibum", dan "Hapus Pasal Tibum".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut catatan Urban Poor Consortium, sejumlah tempat yang bakal digusur usai lebaran meliputi perkampungan Budi Darma, Muara Baru, dan Cipinang Besar Utara. Rencana itu bakal bertambah bila diikuti penggusuran yang tertunda seperti di Cilincing dan bantaran sungai Cengkareng Drain.
Menurut catatan detikcom, tren penggusuran sekitar lebaran biasa dilakukan seperti warga kolong tol dan pemukiman Taman Bersih Manusiawi dan Wibawa (BMW), Ancol Jakarta Utara. Tahun lalu, aksi penggusuran di taman BMW terjadi dalam suasana lebaran dan meratakan lebih dari 4.000 rumah saat sebagian warga pulang kampung.
(Ari/nrl)










































