Seperti dilansir Daily Telegraph, Minggu (13/9/2009), polisi setempat meyakini jika kerusuhan agama yang terjadi di Sydney Barat, pinggir kota Auburn akhir minggu ini diorganisir via Facebook.
Salah seorang pemimpin kerusuhan menuliskan status 'Kafir telah merusak rumah saudara kita, semuanya kumpul sekarang juga!' di Facebook miliknya. Dalam status tersebut kata polisi disamarkan dengan kata kafir yang merupakan bahasa arab untuk menyebut orang di luar kepercayaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menggunakan Facebook dan Twitter dan teknologi moderen lainnya memberikan jalan cepat untuk mengirim pesan kepada banyak orang," terang juru bicara kepolisian, Gallacher.
Kepala detektif bagian penyelidikan Ken McKay mengatakan, pihaknya tengah mengidentifikasi dan mengejar siapa yang bertanggung jawab untuk status Facebook tersebut. "Ini adalah sebuah pelanggaran besar," ujarnya. (her/mad)











































