Dalam anggaran dasar Partai Golkar dijelaskan syarat menjadi ketum adalah memenuhi persyaratan, salah satunya prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela (PDLT). Poin tidak tercela inilah yang mungkin akan mengganjal Tommy dalam bursa ketum.
"Tidak tercela ini yang mungkin akan menyulitkan Tommy maju," ujar Ketua Bidang Organisasi Kaderasasi dan Keorganisasian (OKK) Partai Golkar Syamsul Ma'arif usai menghadiri buka puasa bersama Jusuf Kalla di kantor Sekretariat Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Minggu (13/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun peraturan organisasi tersebut masih bisa dicabut, namun akan sangat timpang dengan UU yang ada. "Dalam UU Pilkada dan pemilu yang diancam pidana lima tahun atau lebih kehilangan hak dipilihnya," terang Syamsul.
Mengapa Tommy masih bisa maju meskipun sudah pernah menjadi pesakitan? "Selama ini tidak ada yang lapor dan belum ada yang komplain dengan masalah tersebut," pungkas Syamsul. (her/mad)











































