"Benar, ada pasar swasta di Singaparna yang ambruk atapnya," kata Kapolsek Singaparna Dadi Suhendar saat dihubungi detikcom, Minggu (13/9/2009).
Menurut Dadi, kemungkinan besar atap bangunan tersebut ambruk karena konstruksi bangunannya sudah rapuh akibat gempa 2 September lalu. Selain itu, kondisi cuaca yang buruk dinilai turut berpengaruh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian ini, kata Dadi, berlangsung pada pukul 10.00 WIB pagi tadi. Ratusan pedagang dan pembeli yang sedang berada di dalam kios berhamburan keluar. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Saat ini, seluruh area pasar sudah dikosongkan oleh pihak kepolisian. Barang-barang milik para pedagang ditampung sementara di tenda darurat yang dibangun di halaman pasar. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai ratusan miliar.
"Sekarang kita sudah police line, tidak boleh ada yang masuk ke dalam pasar," tutupnya,
(mad/irw)











































