Keberadaan CityCirkel memang khusus. Jalur trayeknya di kota tua Copenhagen banyak melalui jalan sempit dan kecil. Bus besar tidak akan masuk kecuali dengan mobil mini bus yang lebih kecil.
CityCirkel merupakan sarana transportasi umum favorit para turis, karena mengelilingi kota tua. CityCirkel dikelola oleh Movia, perusahaan angkutan di Copenhagen yang juga mengelola berbagai trayek bus kota. CityCirkel adalah trayek nomor 11.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Detikcom mencoba angkot gaya Copenhagen ini pada Sabtu (22/8/2009), dari depan stasiun utama Copenhagen. Tarifnya sama dengan bus kota yaitu 21 Krone (sekitar Rp 41.000) dan bisa dipakai berkeliling kota selama 1,5 jam.
Kapasitas tempat duduk angkot Copenhagen ini hanya 9 dan semua menghadap depan. Ada juga tempat untuk penumpang dengan kursi roda atau kereta bayi. Sebagai angkot wisata, CityCirkel melaju santai-santai saja.
Jalur trayek CityCirkel melewati berbagai obyek wisata yang menarik. Misalnya saja ada museum nasional, Kastil Christianborg, pelabuhan Nyhavn, dan tentu saja Stroget, kawasan belanja di kota tua Copenhagen.
Selama tiket masih berlaku, anda bebas naik turun CityCirkel di tempat yang ingin anda singgahi. Tinggal cari halte bus nomor 11 jika ingin menunggu CityCirkel. Bahkan di beberapa ruas jalan di kota tua, CityCirkel boleh distop dengan lambaian tangan. Persis seperti menghentikan angkot di Indonesia.
Jadi, duduk tenang dan nikmati waktu anda. CityCirkel akan membawa anda berkeliling kota tua Copenhagen.
(fay/irw)











































