Sebelum beraksi, massa berkumpul di markas Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) di eks kantor PDI, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. Massa Bendera melakukan sweeping warga Malaysia pada Selasa 8 September di lokasi yang sama.
Massa buruh honorer lalu berdiri di pinggir jalan dengan mengenakan ikat kepala merah putih dan membawa bambu runcing. Sesekali mereka mengacung-acungkan bambu runcing tersebut.
"Sikap Malyasia terhadap Indonesia seperti air susu dibalas air tuba dan pemerintah sama sekali tidak peduli dengan sikap Malaysia," kata Neni, membacakan pernyataan sikap kelompoknya Minggu (13/9/2009) pukul 11.30 WIB.
Sekitar 30 polisi dari Polres Jakarta Pusat menjaga aksi tersebut. Akibat aksi ini arus kendaraan dari Tugu Proklamasi menuju Hotel Indonesia menjadi tersendat.
(nal/nrl)











































