Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mendapat sambutan antusias masyarakat." Daripada bengong, kan lebih baik kreatif membikin payet. Pakain lama jadi kembali seperti baru. Kalau punya modal lebih, juga bisa dikembangkan untuk menambah penghasilan keluarga," kata Desiner terkenal yang menjadi mentor pelatihan, Amy Atmanto di sela-sela pelatihan payet di Gedung Smesco, Jalan Gatot Soebroto, Sabtu, (12/9/2009).
Sekitar 40 ibu-ibu dari Jakarta berkumpul untuk mengikuti pelatihan singkat kerajinan payet. Payet biasanya digunakan di kerudung dan baju muslimah untuk mempercantik penampilan. Warnanya beraneka ragam dari warna cerah hingga warna gelap, tergantung warna pakaian. "Ternyata membuat payet itu susah. Makanya harganya cenderung mahal," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerajinan ini bermodal murah tetapi butuh ketelatenan yang serius. Butuh beberapa hari bagi pemula untuk menyelesaikan satu kerajinan payet kerudung. "Baru bisa otodidak. Masih belajar. Ini untuk memperlancar membikin payet, " ujar salah seorang peserta, Indah, (28), warga Kedoya, Jakarta Barat.
(asp/gah)











































