Sebut Godzila, Hendarman Sangat Tak Sensitif

Sebut Godzila, Hendarman Sangat Tak Sensitif

- detikNews
Sabtu, 12 Sep 2009 06:47 WIB
Sebut Godzila, Hendarman Sangat Tak Sensitif
Jakarta - Di tengah kontroversi mengenai 'cicak vs buaya' yang belum mereda, Jaksa Agung Hendarman Supandji justru menambah kontroversi dengan menyebut Godzila. Hendarman dinilai tidak sensitif karena telah mengeluarkan pernyataan tersebut.

"Kita hanya bisa menduga-duga apa maksud perkataannya itu. Tapi apapun konteksnya, itu menunjukkan betapa tidak sensitifnya dia (Hendarman) dengan perkembangan yang ada," kata pengamat hukum UGM Zainal Arifin Mukhtar saat dihubungi detikcom, Sabtu (11/9/2009).

Menurut Zainal, dalam suasana 'perang' antara 'cicak' melawan 'buaya' masih belum mereda, tidak seharusnya Hendarman mengeluarkan pernyatan semacam itu. Sebab itu hanya akan menambah runcing kontroversi yang sudah berlangsung akibat pernyataan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duaji tentang 'cicak vs buaya.'

Jika konteks perkataan itu adalah untuk meneguhkan kerja sama antara dua lembaga penegak hukum dalam menangani korupsi, yakni Kejagung dan Kepolisian, Uceng menilai pernyataan itu tidak jadi masalah. Namun urusan akan lain jika yang dimaksud adalah Kejagung dan Kepolisian bersatu melawan 'cicak' alias KPK.

"Mereka kan tidak sedang berlomba-lomba. Sebagai lembaga penegak hukum mereka harus bekerja sama. Jika memang konteksnya seperti itu (melawan KPK) maka itu kebodohan luar biasa. Orang ini (Hendarman) tidak pantas lagi bicara sebagai Kejagung," kata Zainal.

Dan menilik dari kontroversi akibat perkataan Susno, bukan tidak mungkin asumsi publik akan mengarah ke pemahaman semacam itu. Karena itulah Zainal menilai Hendarman sangat tidak sensitif.

Hendarman mengeluarkan pernyataan soal Godzila itu berkaitan dengan kasus dugaan pencucian uang terkait Bank Century. Hendarman mengatakan Kejagung akan bekerja sama dengan Mabes Polri menuntaskan kasus tersebut.

"Jadi kalau kepolisian bertindak sendiri-sendiri itu kan namanya buaya. Nah kalau sudah bersama-sama dengan jaksa sudah bukan buaya lagi tetapi Godzila," kata Hendarman kemarin.

Dalam wikipedia disebutkan, Godzila adalah sebuah monster fiksi dalam film Jepang yang telah menjadi ikon terkenal. Makhluk ini menyerupai reptil raksasa yang berukuran jauh lebih besar dibanding buaya. Selain bentuknya yang mengerikan, makhluk ini juga sering digambarkan memiliki kesukaan merusak. (sho/sho)


Berita Terkait