Nyabu & Judi Hingga Larut Malam, 11 Orang Ditangkap Gegana

Nyabu & Judi Hingga Larut Malam, 11 Orang Ditangkap Gegana

- detikNews
Sabtu, 12 Sep 2009 04:05 WIB
Nyabu & Judi Hingga Larut Malam, 11 Orang Ditangkap Gegana
Samarinda - Sebanyak 11 orang digelandang ke markas Brimob, Detasemen Gegana, Polda Sulselbar, di jalan KS Tubun, Makassar, Sabtu (12/9/2009). Mereka ditangkap karena menggelar pesta mabuk-mabukan yang disertai perjudian hingga larut malam.

Dari 11 orang yang ditangkap, dua di antaranya adalah wanita paruh baya berinisial SU dan SA. Mereka diciduk oleh anggota Gegana pada pukul 01.30 Wita.

Penangkapan itu berawal dari laporan warga yang selama ini dibuat resah oleh sikap tidak terpuji yang kerap dilakukan orang-orang di rumah SU di Jalan Kumala II lorong 4, Makassar. Dari mereka, polisi mengamankan 1 mobil Toyota Avanza, uang tunai lebih dari Rp 4 juta, 3 alat hisap sabu-sabu, 3 jarum suntik, kartu remi, dan belasan botol minuman keras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya polisi, SU mengaku orang-orang yang ada di rumahnya sedang merayakan ulang tahun ke-32 dari salah satu pelaku judi, yakni AL. AL ini baru pulang dari Kalimantan Timur dan membawa uang banyak dari perantauannya.

SU juga mengakui bahwa Syafruddin alias Aco, suaminya yang kini jadi buronan polisi karena berhasil melarikan diri dari sergapan petugas, adalah penggagas pesta dan pemakai sabu-sabu. Alat hisap yang dipakai suaminya masih tertinggal di tempat pesta.

Menurut Kasubden Gegana Polda Sulselbar, Iptu Bambang Yudo, yang ditemui detikcom di ruangannya, pihaknya meluncur ke TKP begitu mendapat laporan warga. Begitu tiba di lokasi, anggotanya langsung menangkap 11 orang yang ada di rumah tersebut.

"Mereka sungguh tidak menghargai bulan Ramadan ini. bukannya bertobat atau beribadah, mereka malah berbuat jahat dan mengganggu warga lain di sekitarnya," tutur Bambang.

Rencananya, lanjut Bambang, timnya akan melimpahkan hasil tangkapannya tersebut ke Polwiltabes Makasssar dan tetap memburu keberadaan Syafruddin yang ditengarai sebagai bandar sabu-sabu. (mna/sho)


Berita Terkait