Arah politik itu berbeda dengan pesaingnya, Aburizal Bakrie. Pria yang akrab disapa Ical itu bertekad akan membawa Golkar merapat ke pemerintahan jika nanti terpilih.
"Persoalan Ical akan membawa Golkar merapat ke Demokrat(pemerintah), ya tidak mengapa. Kalau saya berbeda. Saya akan dekatkan Golkar ke rakyat," kata Yuddy saat berbincang dengan wartawan di Gedung, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2209).
Meskipun berbeda platform, Yuddy menilai apa yang dilakukan Ical bukanlah sesuatu yang salah. Yuddy yakin semua calon ketua umum punya niat baik dalam membesarkan Golkar meskipun dengan cara yang berbeda-beda.
"Mungkin saja ada yang dengan cara menjadi bagian pemerintah, atau dengan menjadi oposisi. Tidak ada yang salah dengan cara mereka. Semuanya sah-sah saja," ujar kandidat termuda ini.
Karena itu Yuddy mengatakan tidak percaya dengan anggapan pencalonan Ical bakal mengkerdilkan Golkar karena akan membawa gerbong beringin merapat ke SBY.
"Saya tidak percaya Ical akan mengkerdilkan Golkar dengan pencalonannya," ujarnya.
Yuddy juga menyampaikan dirinya tetap akan maju sebagai calon ketua umum Golkar meskipun dia 'dikepung' dua konglomerat. Namun dirinya tidak menutup kemungkinan untuk bergabung dengan calon lain.
"Bisa saja saya nanti bersinergi dengan yang lain," tandasnya.
(Rez/ken)











































