JK Nilai 'Saling Periksa' KPK-Polri Gejala Bagus

JK Nilai 'Saling Periksa' KPK-Polri Gejala Bagus

- detikNews
Jumat, 11 Sep 2009 14:38 WIB
JK Nilai Saling Periksa KPK-Polri Gejala Bagus
Jakarta - Panas. Mungkin kata itu yang bisa menggambarkan hubungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mabes Polri saat ini. Namun bagi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), 'saling periksa' antara dua lembaga justru menunjukkan gejala bagus.

Begitukah? Menurut capres Golkar dalam Pilpres 2009 itu, saling periksa antar lembaga justru menunjukkan tidak ada yang kebal hukum di Indonesia.

"Itu gejala yang bagus, kalau justru masing-masing ada masalah tidak diperiksa, berarti di republik ini ada yang kebal hukum," kata JK dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (11/9/2009).

JK mengatakan, saling periksa antara KPK dan Polri juga tidak akan mengganggu agenda pemberantasan korupsi di Indonesia. Kedua lembaga mempunyai tugasnya sendiri-sendiri.

"Mereka punya tugas yang hampir sama kan, memeriksa orang jadi harus seperti itu. Baguslah karena saling menjalankan tugas masing-masing," tegas pria berkumis tipis itu.

JK juga mengatakan, persoalan KPK-Polri juga bukan persoalan institusi. "Tapi antara orang-orang yang dianggap bersalah tapi yang dianggap belum tentu bersalah. Ini lebih transparan," katanya.

Memanasnya kembali hubungan KPK-Polri muncul saat 4 pimpinan KPK hendak diperiksa penyidik Mabes Polri. Tidak lama setelah itu, KPK menyebut, ada petinggi Polri berinisial SD yang terkait kasus Bank Century. SD konon adalah Kabareskrim Komjen Susno Duaji. Kabarnya, SD akan segera diperiksa oleh KPK. (ken/iy)


Berita Terkait