"Itu karakter para pedagang. Sampai pada puncak ingin berpolitik supaya makin lancar berdagang," ujar Arbi saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Jumat (11/9/2009).
Arbi menilai Tommy tidak akan kerepotan memenuhi ambisinya itu, karena putra bungsu mantan Presiden Soeharto itu berpeluang besar menjadi Ketum Golkar. Selain kaya secara finansial, Tommy juga memiliki jaringan yang kuat.
"Kalau dia gunakan seluruh potensi Soehartois bisa jadi dia terpilih menjadi ketum Golkar. Dia punya uang. Dia juga punya jaringan," ujar Arbi.
Jaringan Tommy, menurut Arbi, meluas hingga pelosok nusantara. Mendiang Soeharto mewariskan jaringannya untuk putra kesayangannya tersebut.
"Anak buah bapaknya kan ada di mana-mana, warisan jaringan di mana-mana," beber Arbi.
Selain itu, menurut Arbi, hidup Tommy yang dekat dengan kalangan elit menjadi nilai lebih. "Ini soal elit, di kalangan elit potensi masih kuat," kata Arbi. (van/irw)










































