"Tommy harus hati-hati, Bisa saja dia hanya dimanfaatkan orang-orang yang hanya ingin uang Tommy," ujar pengamat politik Universitas Paramadina Bima Arya kepada detikcom, Kamis (10/9/2009).
Bima menjelaskan agak sulit bagi Tommy untuk menjadi Ketua Umum Golkar. Jaringan politik Tommy kalah jauh dibandingkan Aburizal Bakrie yang lebih dulu tancap gas bergerilya merebut suara dari DPD I dan II Partai Golkar.
"Membangun jaringan itu butuh waktu. Saat ini waktu Tommy sangat terbatas. Bisa dibilang, musuh terbesar Tommy adalah waktu," jelas Bima.
Menurut Bima, pamor Soeharto dan keluarga cendana pun tidak sekuat dulu lagi. Hal ini terlihat dari partai-partai yang digawangi oleh keluarga cendana tidak mendapat suara yang besar bahkan cenderung jemblok.
"Contohnya Mbak Tutut dan PKPB," tandasnya.
(rdf/van)











































