"Memang ada pencalonan? Bagus..bagus," ujar Ical seusai bertemu dengan 25 DPD I Golkar di kediamannya, Jl Mangun Sarkoro Nomor 1, Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2009).
Namun demikian, Ical yakin jaringan yang sudah dibangunnya di daerah akan memuluskan langkahnya. Menurut Ical setiap calon pemimpin Golkar harus memiliki track record yang patut diperhitungkan.
"Tentu bagaimana caranya untuk menghimpun kekuatan-kekuatan di
daerah-daerah, kita harus mampu memimpin dan mengumpulkan kekuatan dari organisasi pendukung," beber Ical.
Jika menang, Ical menyampaikan bisa saja rivalnya dalam kompetisi perebutan Ketum Golkar akan diberi jabatan. Namun tidak halnya dengan pembelot.
"Yuddy, Ferry, Tommy, kita liat, belum tahu nanti keadaan. Kalau sebuah kandidat menjelek-jelekan itu gak
masuk," tandasnya.
(van/rdf)











































