"Terlihat sekali jika sampai hari ini masyarakat Indonesia lebih mementingkan sifat komunalismenya di atas kepentingan individual atau pribadinya," ujar Direktur Riset Eksekutif LSI, Hendro Prasetyo di kantornya, Jl Lembang terusan, Menteng, Jakarta Pusat
LSI melakukan survei kepada 1.265 responden yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Dari 10 pertanyaan dalam satu survei, hanya 2 jawaban yang menyatakan jawaban individualime.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei yang menggunakan metode multistage memiliki margin of error kurang lebih 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.
Dari 10 pertanyaan tersebut hanya 2 jawaban pertanyaan saja yang menegaskan jika masyarakat Indonesia lebih mementingkan sifat individual.
"Pada pertanyaan pemerataan pendapatan atau bekerja lebih keras akan lebih banyak pendapatan. Masyarakat cenderung memilih yang bekerja lebih keras bekerja akan lebih banyak pendapatan," ujar Hendro.
"Pertanyaan berikutnya, masyarakat diarahkan oleh negara atau negara yang melayani masyarakat. Masyarakat lebih memilih negara lebih melayani masyarakat," pungkas Hendro.
(amd/anw)











































