"Seluruh pengerjaan ditargetkan selesai dan dihentikan pada H-10," ujar Direktur Jendral Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak dalam dialog "Kesiapan Jaringan Jalan Menghadapi Arus Mudik Lebaran 2009" di Departemen PU, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2009).
Menurut Hermanto, untuk memberi kenyamanan pada pemudik telah dilakukan pembangunan, perbaikan jalan baik dengan pelebaran maupun penambahan ruas jalur utama maupun alternatif yang biasa dilewati pemudik.
Pembangunan dan rehabilitasi jalan dilakukan di jalur Jawa dan Sumatera. Berbagai ruas jalan di Lintas Utara Jawa mencakup Jatisari, Patokbeusi, Losari, Cirebon, Semarang hingga Banyuwangi dan Pacitan. Sementara untuk Lintas Tengah Jawa kondisi jalan seperti Salatiga, Wonosobo, Temanggung, Purwokerto telah siap, untuk Lintas Selatan jalan lingkar Nagret sudah bisa dilalui.
Sementara untuk jalur Sumatera, Hermanto mengatakan kondisi jalan dalam kondisi baik. Di Jambi misalnya, tanjakan dibuat lebih landai, jalur Lintas Sumatera bagian Timur dan Tengah Palembang kondisi jalan sudah layak dilalui.
Hanya saja Darmanto mewaspadai dititik rawan pada jalur paling barat, yaitu di Kabupaten Kampar, Riau yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat karena berpotensi terjadi longsor dari tebing batu pinggir jalan.
"Kita siapkan alat berat dilokasi rawan longsor," tandasnya.
(did/irw)











































