Hawa Panas Ancam Pemudik

Jalur Mudik Pantura

Hawa Panas Ancam Pemudik

- detikNews
Kamis, 10 Sep 2009 15:40 WIB
Hawa Panas Ancam Pemudik
Indramayu - Bagi Anda yang mudik melewati jalur Pantura harap waspada. Sebab di sepanjang jalur Pantura Jawa Barat hawa panas bisa membuat perjalanan Anda tak nyaman.

Kondisi ini disebabkan musim kemarau yang melanda daerah pantura pada beberapa bulan terakhir. Kemarau membuat jalur pantura gersang, berdebu, dan kering.

Siang hari suhu bisa mencapai 35-36 derajat Celsius. Sementara pada malam hari suhu relatif turun, meski angin laut Jawa masih terasa panas di kulit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemantauan detikcom, Rabu (9/9/2009), hawa panas akan menyengat Anda sejak masuk daerah Sukamandi (Subang) sampai Arjawinangun (Cirebon). Hampir di sepanjang perjalanan, pemandangan tidak terlalu 'hijau' untuk dinikmati. Panorama pantura lebih didominasi bentangan sawah yang kering pasca musim panen.

Titik hawa panas bakal memuncak di sekitar Pamanukan (Indramayu). Karena jalur ini sangat dekat dengan pesisir pantai laut Jawa.

Bagi Anda yang menggunakan kendaraan roda empat, pastikan penyejuk ruangan mobil Anda berfungsi dengan baik. Sedangkan untuk pengendara motor, Anda harus benar-benar mengantisipasinya bila melewati jalur ini.

Hati-hatilah! Selain bisa membuat dehidrasi, hawa panas ini juga bisa membuat mesin mobil Anda ikut kepanasan. "Ini (mesinnya) kepanasan trus mogok," kata Wahono, supir truk kontainer saat ditemui detikcom di jalur Palimanan, Indramayu, Rabu (9/9/2009).

Tidak hanya Wahono, belasan supir truk lainnya juga memarkirkan kendaraannya di tempat yang sama. Pada umumnya mereka beristirahat agar mesin kendaraan mereka tidak mogok karena kepanasan.

Agar tidak mengganggu mudik, gunakanlah waktu malam hari untuk memulai perjalanan Anda. Jangan lupa bawa air mineral dalam jumlah banyak untuk berjaga-jaga dan terakhir pastikan kondisi Anda dalam keadaan fit saat berangkat.

(ape/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads