Kejadian itu terjadi di Jalan Tebet Dalam II/H, Tebet, Jakarta Selatan. "Awalnya saya tak mau membuka pintu rumah. Tapi pas ditepuk tangan saya, seakan-akan saya hilang ingatan," kata Oni (22), kepada detikcom di lokasi, Kamis (10/9/2009).
Kepada pembantu, ketiga perampok yang menumpang Toyota Avanza itu mengaku hendak mengukur tembok rumah buat memasang lukisan. Alhasil, ketiganya langsung masuk rumah dua lantai tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai masuk, ketiganya menggasak perhiasan yang terdapat di dalam kamar. Sekotak perhiasan emas tersebut tersimpan rapi di almari kamar. Tak berapa lama, mereka pun pamit dan pembantu baru sadar.
"Satu set perhiasan diambil. Selain pembantu, ada istri saya tapi sedang di lantai atas. Jadi tidak tahu kejadian itu. Adapun saya sedang tidak di rumah," kisah De'en (61).
Kasus tersebut kini ditangani Polsek Tebet. Kepada wartawan, Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Nurdin meminta masyarakat waspada terhadap modus perampokan sejenis. "Modusnya sama yaitu mengaku suruhan majikan. Saya harap masyarakat waspada," imbaunya.
(asp/nrl)










































