"Hari ini (Kamis 10 September) terakhir, tidak akan ada perpanjangan lagi," kata Kepala Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Priyadi Kardono saat dihubungi lewat telepon, Kamis (10/9/2009).
Menurut Priyadi, pihaknya sudah memperpanjang masa evakuasi 2 hari dari jadwal semula. Tidak akan ada lagi perpanjangan karena kondisi jenazah dipastikan sudah rusak dan para petugas sudah mengalami kesulitan untuk mencari korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, aparat Kampung Babakan, Desa Cikangkareng, Kecamatan Cibinong, Cianjur, sudah melakukan pendekatan kepada para keluarga korban untuk memberi penjelasan soal penghentian evakuasi. Rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat juga sudah menyarankan agar evakuasi dihentikan karena alasan agama.
"Sekarang kita akan fokus untuk memperbaiki hunian sementara dan pendataan kerusakan," tutupnya.
Data terakhir, ada 28 orang yang masih hilang tertimbun longsor akibat gempa 7,3 SR di Cianjur. Sebelumnya, sudah 27 orang yang berhasil ditemukan.
(mad/nvc)










































