"Satu orang lagi meninggal dari warga sipil," kata Danlanal Tarakan Letkol Laut (P) Bambang Irwanto ketika berbincang dengan detikcom, Rabu (9/9/2009) malam.
Korban kelima dari warga sipil tersebut adalah Muhib, warga Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Muhib meninggal, Rabu (9/9/2009) sekitar pukul 15.00 Wita di RSUD Tarakan. Kondisi Muhib mendadak kritis sehingga dilarikan ke rumah sakit tersebut dari RS TNI AL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara 4 korban tewas sebelumnya yakni Yakob Kayan (26), Muslimin, Sri Hardi (33) dan Fikri, sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing untuk dikebumikan. Sedangkan Muhamin, asal Banjarmasin Kalimantan Selatan masih dirawat di RS TNI AL.
"Jenazah Muslimin dan Sri Hardi diterbangkan ke Lombok," tambah Irwanto.
Lebih lanjut Irwanto menambahkan, 3 anggota TNI AL masing-masing Pilot Lettu Laut Erwin, Kopilot Lettu Syaiful dan teknisi Serma Shadikin, terus membaik setelah mengalami luka-luka serius pascainsiden tersebut. Ketiganya bertugas di Pusat Penerbangan Angkatan Laut di Surabaya dimana Lettu Erwin berasal dari Semarang, Lettu Syaiful dari Kudus serta Serma Shadikin dari Mojokerto.
"Kalau terus membaik, kami akan pulangkan dan kembalikan mereka ke satuannya. Kami akan terbangkan ke Surabaya,'' tutup Irwanto.
(mad/mad)











































