"Setelah dicek, tidak ada kotak hitam. Pesawat militer memang tidak ada," kata Danlanal Tarakan Letkol Laut (P) Bambang Irwanto ketika dihubungi detikcom, Rabu (9/9/2009).
Puluhan potongan kecil dari bangkai pesawat tersebut terdiri dari berbagai instrumen yang ada di badan pesawat maupun di bagian kokpit pilot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi, personel TNI AL masih menjaga bangkai pesawat setelah dibawanya potongan-potongan bagian pesawat oleh tim Lanal Tarakan.
Menurut Irwanto, seluruh bagian potongan pesawat dikumpulkan terlebih dahulu di Lanal Tarakan. Termasuk, evakuasi potongan bangkai pesawat yang lebih besar yang akan dilakukan 8 orang yang tergabung dalam tim teknis Salvage TNI AL dari Surabaya.
"Ya itu tadi. Rencananya mereka (tim salvage) tiba di Tarakan hari ini. Tapi terkendala kabut asap di wilayah Bandara Juwata sehingga batal ke Tarakan," terang Irwanto.
TNI AL melalui tim teknis Salvage yang sudah berada di Balikpapan, dijadwalkan kembali akan berangkat ke Tarakan,Kamis (10/9/2009) besok.
"Mudah-mudahan bandara Juwata Tarakan tidak ditutup lagi karena asap," pungkasnya.
(mad/mad)











































