Bertemu Akbar, Tommy Belum Tentu Bisa Dirangkul Ical

Jelang Munas Golkar

Bertemu Akbar, Tommy Belum Tentu Bisa Dirangkul Ical

- detikNews
Rabu, 09 Sep 2009 16:28 WIB
Bertemu Akbar, Tommy Belum Tentu Bisa Dirangkul Ical
Jakarta - Tommy Soeharto sudah melakukan gerilya politik terkait Munas Partai Golkar yang akan berlangsung awal Oktober 2009 di Pekanbaru. Selain bertemu Yuddy Chrisnandi, Tommy juga bertemu Akbar Tandjung. Namun, belum tentu Tommy bisa dirangkul Aburizal Bakrie alias Ical.

Informasi yang didapatkan detikcom, Rabu (9/9/2009), Tommy bertemu Akbar Tandjung beberapa hari lalu. Pertemuan kedua tokoh itu digelar untuk menyatukan platform terkait Munas Golkar. Intinya, Tommy diajak untuk mendukung Ical sebagai ketua umum Golkar.

"Kalau ketemu mungkin benar. Tapi, saya kok tidak yakin kalau Tommy kemudian bisa dirangkul Ical hanya dengan konsesi jabatan-jabatan di Golkar," kata salah seorang politisi Golkar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, jika memang Tommy saat ini bisa dirangkul Ical, bisa jadi itu hanya sebuah strategi cerdas saja. "Dengan lobi-lobi di internal kubu Ical, bisa saja hasilnya nanti Tommy yang malah maju sebagai ketua umum dan Ical gagal," ujar dia yakin.

Jika tidak ada aral melintang, Tommy akan menggelar jumpa pers Kamis (10/9/2009) besok. "Yang saya dengar, Tommy tetap akan mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum atau ketua dewan pembina," kata dia. Namun, di mana Tommy akan menggelar jumpa pers, masih belum diketahui.

Tapi, bukankah Tommy akan terganjal AD/ART untuk mencalonkan ketua umum? "AD/ART bisa dikondisikan sebelum Munas digelar. Tinggal bagaimana caranya mendekati para pimpinan DPD I dan DPD II Golkar," kata dia. Β 

Detikcom sudah mencoba menghubungi Akbar Tandjung untuk mengkonfirmasi pertemuannya dengan Tommy, namun hingga saat ini belum berhasil. SMS detikcom juga belum dibalas.

Akbar merupakan pendukung Ical. Dalam iklan yang ditayangkan di televisi-televisi milik Bakrie, Akbar menyebut Ical sebagai orang yang sangat tepat memimpin Golkar lima tahun mendatang.
(asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads