Pertemuan RI-Filipina Belum Ada Hasil

Senjata Pindad

Pertemuan RI-Filipina Belum Ada Hasil

- detikNews
Rabu, 09 Sep 2009 15:40 WIB
Pertemuan RI-Filipina Belum Ada Hasil
Jakarta - Pihak perwakilan KBRI di Manila, Filipina sudah menemui pihak berwenang di negeri jiran itu untuk mengetahui perihal senjata Pindad yang disita. Sayangnya, belum ada penjelasan yang maksimal yang didapatkan.

"Pertemuan sudah terjadi hari Jumat (4 Agustus), tapi belum ada kesimpulan dari masalah ini. Masih dilakukan investigasi internal, dan ada keterlibatan parlemen. Jadi belum ada kesimpulan dari hasil itu," jelas juru bicara Deplu Teuku Faizasyah saat dihubungi melalui telepon, rABU (9/9/2009).

Pihak Indonesia diwakili atase pertahanan dan sejumlah staf di KBRI. "Kita hanya minta klarifikasi mendengar penjelasan mereka, dan mereka masih melakukan investigasi," tutupnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara terkait pihak negara Mali yang memesan senjata, lanjut pria yang akrab disapa Faiz ini, negara itu tidak mempunyai perwakilan di Indonesia.

Pada Kamis 20 Agustus, petugas Bea dan Cukai Filipina menahan kapal Capt Ufuk. Di dalam kapal tersebut, aparat Filipina menemukan senjata 50 Pindad SS1-V1. Selain itu, kapal juga mengangkut sejumlah peralatan militer lainnya.

Jubir PT Pindad Timbul Sitompul menyatakan, senjata yang ditemukan di Filipina merupakan pesanan dari Mali dan pemerintah Filipina. Senjata-senjata itu berdokumen resmi. Sementara pihak Bea dan Cukai Indonesia mengaku hanya pengiriman senjata ke Mali saja yang memiliki dokumen.

(ndr/iy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads